Dina Rizkyana. Begitu nama lengkapnya yang menampilkan sosok cantik nan energik dari mahasiswa semester 8 di universitas negeri semarang kampus tegal yang baru dua tahun menekuni dunia anak.

Kak dina, begitu sapaannya. Ia mulai menyukai dunia anak, dunia baru yang ia pelajari sejak kuliah, karena ia sendiri mengambil jurusan pendidikan guru SD.

Bersama dengan teman kampusnya, kak dina di pagi hingga sore hari mendapat materi kuliah tentang perkembangan dan pertumbuhan anak. “Apa arti teori jika tanpa didukung praktek. Kita, jiwa muda harus lebih unggul. Tunjukkan pada Indonesia bahwa kini Indonesia mempunyai calon guru yang bisa diandalkan” begitu sorakkan kak dina sebelum mengajak teman-teman. Tak hanya asal mengajak, kak dina juga mengajari teman-temannya untuk segera belajar dari dunia luar. “jadi, bukan kuliah sebatas kuliah”. Seperti mengikuti kegiatan organisasi baik organisasi dalam maupun luar. Seperti Kampung Dongeng.

Bersama dengang Kak Tedi, kak Dina dan kawan-kawan mulai diperkenalkan dengan kak Awam Prakoso. Dari perkenalannya itu mereka mulai senang dengan dunia dongeng dan mengaplikasikan teknik mendongeng dalam mengajar. Seperti pengaplikasian berbagai karakter suara, gesture, mimik, ekpresi dsb.

Kak dina juga aktif di komunitas sosial di tegal. Serta kerap ikut membantu dalam dunia master of ceremony (mc). Prestasi di dunia sosial, dongeng dan MCpun pernah ia dapati. Yaitu sebagai juara favorite MC Universitas Negeri Semarang 2012, relawan demokrasi Pileg Kota Tegal 2014 dan juara 3 Indonesia Mendongeng Tingakat Jateng. Jika dilihat, berbagai kegiatan Kak Dina berhubungan dengan Public Speaking. “Saya ingin menginspirasi banyak orang lewat cerita saya. Lewat ceramah saya. Semoga apa yang saya ucapkan, merupakan mutiara yang bisa ditanam dan tumbuh dimanapun” harapnya.