Mendongeng bikin hidup lebih hepi.

Motto ini terkesan cuma main-main. Tapi bagi kak Ian, begitu beliau disapa, mendongeng adalah sebuah pekerjaan tidak main-main, sebagai  bentuk pengabdian kepada dunia anak-anak. Ranah yang kadang kaum bapak enggan menyentuhnya. Menurutnya, dengan mendongeng hidup jadi bermakna.

Berlian Santosa, nama lengkapnya, adalah seorang yang bergerak di industri kreatif dengan mendirikan brand Jakoz “KaosBerbumbuJambi” yang memperkenalkan budaya dan sejarah Jambi ke kancah nasional dan manca.

Passion-nya adalah membaca-menulis, hobinya ngemsi, otak-atik desain grafis, dan tentu saja bermain dengan anak-anak.

Membangun bangsa itu tidak hanya diambil peran oleh si ibu. Tapi justru ayah harus pula menjadi figur dan suri tauladan nan baik. Taman kanak-kanak kita kehilangan figur ayah. Mayoritas diisi oleh para ibu guru. Ke mana para ayah?…Pantaslah Indonesia menjadi ‘Negara Lapar Ayah.’ Si bapak tidak berada disamping si anak. “Kami (Kampung Dongeng Seloko) harus masuk dalam character building. Penanaman dan membangun mental generasi muda dengan sifat dan sikap positif. Itu dimulai dari anak-anak. Kami bahagia dan harus mengambil peran di sana, walau pun basic keilmuan saya sama sekali bukan di situ. InshaAllah kami akan jadi orang bahagia dari kerja nyata sekecil apa pun yang dapat kami lakukan.”

Dengan segudang pengalaman dan skills yang dimilikinya, kak Ian lebih mudah masuk ke berbagai lini. Mulai dari dunia anak dengan mendongeng, dunia remaja-mahasiswa dengan memperkenalkan dunia tulis-menulis, sastra, jurnalisitik dan enterpreneurship. Dan tak lupa hingga ke dunia orang dewasa dalam ranah parenting, kewirausahaan dan pemberdayaan masyarakat. Mengajar ekskul jurnalistik dan sastra, supervisi dan coaching ke beberapa perajin UMKM dan pembicara & motivator di beberapa forum sastra dan enterprenurship. Terkadang diminta menjadi juri lomba cerpen dan dongeng. Baginya, itulah dunia yang bikin hepi. Konsep berbagi.

Kampung Dongeng Seloko baru disahkan oleh pengurus pusat Mei 2013 lalu, namun sebelum itu kak Ian sudah bergelut dengan dunia anak. Dan setelah bertemu wadahnya, itu laksana kunci dengan anak kunci. Klop. Kesempatan belajar dan memoles potensi bisa ditingkatkan lagi.

Akhir 2014 kemarin, kak Ian didapuk menjadi salahsatu City Changers Indonesia yang berperan mengkampanyekan program 100-0-100 (100% akses air bersih, 0% bebas kumuh, dan 100% akses sanitasi bagi masyarakat kota) dari Kementrian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

Bersama Pangeran Tongsam (tong sampah) sebagai ikon duta sanitasi yang kak Ian ciptakan, Ia bergerak ke sekolah-sekolah, mal, lembaga sosial hingga ke kampung-kampung untuk mengkampanyekan ‘angka sakti’ tersebut agar anak-anak sebagai generasi muda cinta akan kebersihan lingkungan, mampu menjaganya dan cinta kota mereka sendiri. Kampung Dongeng Seloko Jambi-lah tempat kak Ian bernaung untuk berlatih mendongeng dan mengajarinya pula kepada orang lain. Intinya belajar lalu saling berbagi dan evaluasi serta saling menyemangati.

Gara-gara mendongeng, kak Ian punya pengalaman yang sungguh mengesankan dalam hidup dan belum tentu terulang kembali. Sebagai City Changers yang membawa misi budaya, kak Ian, sebagai satu-satunya City Changers Indonesia, diminta tampil mendongeng dalam acara World Habitat Day 2014 lalu di depan perwakilan UN-Habitat Asia Pasifik, dihadiri 7 Walikota/Bupati terpilih, 7 penerima penghargaan bidang lingkungan, 100 City Changers Indonesia dan 7 City Changers Asia serta tamu undangan. Bangga sekali. Termasuk hadirnya menteri PU Djoko Kirmanto yang menyaksikan kak Ian mendongeng tentang kampanye sanitasi, air bersih dan bebas kumuh bersama Pangeran Tongsam. Dan gara-gara mendongeng pula kak Ian diberi kesempatan audiensi ke Istana Negara menghadap Presiden SBY.

Kak Ian ingin terus selamanya di dalam dunia anak-anak yang polos, kadang kritis, apa adanya tanpa dibuat-buat. Mereka adalah inspirasi hidup bagi kak Ian.

Anak-anak adalah dunia yang menyenangkan. Dari mereka, Indonesia akan melahirkan orang-orang hebat, sholeh dan sholehah jika kita mampu menyelami dunianya.

Sebagai ayah, kak Ian bertekad akan terus berkontribusi buat anak-anak dan orang lain dengan kemampuan yang dimilikinya. Siap menjadi orang pembelajar.

Berikut hal-ikhwal mengenai profil kak Ian…

Karya :

  • Menerbitkan tetralogi Buku Biografi puteri pertama :Zafira Azzahra Ultah ke:1-4.2003-2007.
  • Cerpen, “Badut-Badut Kota”. SOLOPOS. November 2005.
  • Cerpen, “Taman Air mata”. Jambi Independent. 2008
  • Buku “Bukan di Negeri Dongeng”, Antalogi Kumpulan Kisah   Inspiratif. Syaamil. 17 Maret 2009
  • Cerpen, “Kucing Julia”. Jambi Independent.  Juni 2009
  • Dan beberapa tulisan yang pernah dimuat di Koran Seputar Indonesia (SINDO), Jambi Ekspres, Tabloid NAKITA, Media Kita (Dexa Medica,2001), majalah GiZone, Solo (2010), Web PNPM dll
  • Buku Antalogi Cerpen & Puisi FLP Sumatera untuk Palestina, “Kerdam   Cinta Palestina”. Agustus 2010
  • Buku Kumcer Negeri Cinta Bantanghari (GongPublishing, 2011), dan Negeri Cinta Batanghari 2, FLPKreativa, 2014.
  • Menulis artikel, essay dan kolom cerita di beberapa surat kabar lokal dan nasional baik tentang dunia Parenting, Kewirausahaan, Kepenulisan dan ilmiah dan lingkungan
  • Menjadi Ghost-writer di beberapa surat kabar lokal
  • Novel CHAN-PI “Hikayat Cinta Negeri Melayu” – Novel Pertama berlatar Sejarah Melayu Jambi. BennyPublishing, Oktober 2012. Dan diterbitkan ulang oleh Penerbit Koekoesan, Jakarta, 2013.
  • Novel Botolangit (dalam proses cetak)
  • Buku Cerita Rakyat Jambi (dalam proses ke penerbit)
  • Buku Ngiler Backpacker (dalam proses edit)

Prestasi :

  • Juara I Sayembara Mengarang “Miracle of Love”. Diadakan Oleh Indiva Kreasi Media, Solo. 2008.
  • Juara I Lomba Menulis & Berpidato kategori dewasa Tingkat Regional I, Batam 2009. Diadakan oleh Pusat Bahasa-Depdiknas.
  • Juara III Lomba Menulis & Berpidato kategori dewasa Tingkat Nasional, TVRI Pusat Jakarta, 2009 yang diadakan oleh Pusat Bahasa-Depdiknas.
  • Finalis Lomba baca Berita Editorial Media Indonesia – MetroTv (live streaming), Februari 2012.
  • 50 Besar dari 485 naskah se Nusantara dalam Sayembara Menulis Novel Republika, 2011.
  • Mengantungi Sertifikat Nasional  sebagai Medical Representative berlisensi PEDFI
  • Penghargaan Pegiat Budaya Provinsi Jambi.
  • Salah satu peserta terbaik dalam matrikulasi City Changers Indonesia yang diadakan oleh Kementrian Pekerjaan Umum RI, Oktober 2014.
  • Tampil di event World Habitat Day 2014, Voice from Slums.
  • Diundang ke Istana Negera beraudiensi bersama Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

Pengalaman :

  • Satu-satunya peserta dari Jambi yang diundang mengikuti 1st Borobudur Writers & Cultural Festival 2012. Musyawarah Agung Novelis Silat & Sejarah se Nusantara. Oktober 2012, Manohara Hotel-Borobudur, Magelang.
  • Panitia Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) VI di Jambi, Desember 2012.
  • Menjadi MC di beberapa kegiatan, Pelatihan, Lembaga dan Perusahaan.
  • Menjadi Pembicara (keynote speaker), Dewan Juri, Panelis & Motivator di beberapa perusahaan, Lembaga, Perguruan Tinggi, sekolah
  • Membangkitkan Gempa Literasi untuk dunia kepenulisan muda Jambi melalui komunitas Forum Lingkar Pena Wilayah Jambi.
  • Membina/supervisi secara langsung maupun tidak langsung beberapa Perajin souvenir & panganan ringan khas Jambi & komunitas muda calon wirausahawan
  • Melakukan pembinaan/mentoring  kepada siswa sekolah untuk ikut kompetisi ajang Lomba baik tingkat wilayah maupun nasional (berhasil membawa SMPIT Nurul I’lmi sebagai Juara I Lomba Duta Sanitasi tingkat Provinsi Jambi 2012 dan diutus ke Nasional).
  • Mengikuti/ membuat;  training, pelatihan, diklat, seminar, dialog, debat, sharing, launching dan Bedah karya dalam bidang kepenulisan & kekaryaan, sejarah & budaya Melayu Jambi, enterprenuership, motivasi, selling skils, jurnalistik & sastra baik semasa kuliah-bekerja-hingga sekarang.
  • Workshop Bussiness Developing Service (BDS), Konsultan Pendamping KUMKM di Solo, Maret 2013.
  • Mendirikan Kampung Dongeng Seloko Jambi, Mei 2013
  • Workshop Bussiness Developing Service (BDS), Konsultan Pendamping KUMKM di Solo, Maret 2013
  • Pendiri & Pegiat Kampung Dongeng Seloko (Komunitas Dongeng Indonesia)
  • Mengadakan Piknik Dongeng 1000 Anak Jambi  2013 bersama Pendongeng Nasional, Kak Awam Prakoso.
  • Mengadakan Workshop Teknik Mendongeng Kreatif 2013 bersama Pendongeng Nasional, Kak Awam Prakoso.
  • Peserta ICJS ~ International Conference on Jambi Studies yang diikuti oleh beberapa negara.
  • Juri lomba Dongeng dan Cerita Rakyat Jambi (2014-2015) yang diadakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Jambi.
  • Pemateri Workshop Enterprenurship yang diadakan oleh Depkop Kota Jambi, HIPMI, PT Angkasa Pura II banda Sulthan Thaha Syaifuddin, Unja dll.
  • Pemateri di PNPM Perkotaan Wilayah Jambi untuk pelatihan bagi pelaku pemberdayaan masyarakat, kewirausahaan, dan jurnalistik.